Rabies, Another Side of Story
January 4, 2009
Seandainya saat ini ada manusia se-kaliber Angling Dharma atau Santo Fransiskus dari Asisi, mungkin kita akan lebih mudah memahami berbagai penyakit yang disebabkan atau diperantarai oleh binatang. Kedua tokoh ini memiliki latar belakang yang jauh berbeda dan hidup di jaman berbeda. Angling Dharma seorang tokoh nusantara yang kisah hidupnya menempatkan sang tokoh antara kenyataan dan legenda cerita rakyat. Sejumlah tempat di nusantara mengenal tokoh ini, mulai dari Jawa Barat, Bojonegoro hingga Bali. Sementara Santo Fransiskus dari Asisi, Italia adalah santo pelindung binatang dan anak-anak, ia hidup antara tahun 1182 hingga 1226. Persamaan keduanya adalah kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan binatang-binatang dan menyatu dengan semua ciptaan.